ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
Beberapa waktu yg lalu penulis mencatat data berjudul “Hitung-Menghitung Kapital Transaksi Trading Forex”. Dalam kabar itu yg dibahas merupakan berapa besar modal (uang) yang sesungguhnya dibutuhkan utk mampu trading forex dgn nyaman.

Nah, kali ini yang akan dibahas juga modal, tetapi nggak dalam rupa uang tetapi dlm tampilan mental. Istilahnya, “modal psikologi”.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
Mengapa urusan ini penting?
Begini. Setiap kali seorang pemain udah enggak tahan lagi & memastikan utk menyerah karena bertubi-tubi dihantam kerugian, kebanyakan itu bukanlah sebab kenyataannya uangnya yg udah habis. Pd kenyataannya, semangatnyalah yang sudah lenyap. Inilah yang membuat mereka berhenti. “Kapital psikologi” mereka sudah habis.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
Kapital psikologis
Semakin Lama besar modal yang dipergunakan untuk trading, sebetulnya lama kelamaan gede pula beban psikologis yg harus dipikul oleh seorang trader. Maka dari itu, “modal psikologi” Bro/Sis pun mesti tak kalah kuat.

Kekuatan psikologis seorang pemain dpt dilihat dari kemampuannya bertahan (secara mental, puguh saja) dari sekian byk reaksi psikologis yang jamak dialami dgn menjelma trader. Gampangnya, kelas mental seorang pemain akan kelihatan dari dengan kaidah apa ia bereaksi pada waktu menemukan loss (atau memperoleh keuntungan). Apakah ada reaksi tidak baik atau tidak.

Mengalami tekor beserta memperoleh keuntungan, kalau Anda kurang berhati-hati, mau mengasihkan kelanjutan yg sama buruknya bagi kelas trading Jurangan selanjutnya.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

Contoh
Sbg contoh, seorang trader yang kebetulan baru saja memperoleh profit tidak semua kali berturut-turut. Dalam keadaan serupa itu, ia rentan terserang sikap sombong dan serakah. Pengetahuan profit berturut-turut mengundang ia besar kepala sehingga pd transaksi selanjutnya ia tidak pengen mempergunakan berhenti loss dengan tepat, dengan kata lain melipatgandakan volume transaksi.

Di sisi lain, mental pemain yang berturut-turut dihempas tekor juga dapat runtuh. Sanggup saja ia selanjutnya bakal kehilangan Pede bersama menolak bagi mengevaluasi prosedur trading yg ia pergunakan karena ia pasti bahwa sistem tersebut tak berguna.

Sbg trader, Kamu enggak cuman berkewajiban utk memperbesar uang modal tapi juga memperkuat mental. Bro/Sis harus mengajarkan bagaimana tata cara memperkuat mental melalui pengetahuan trading, entah itu manis dgn kata lain pahit, loss or profit.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
Selagi Rugi
Kala Boss mengalami kerugian, sebesar apa pun, tidak boleh hingga kerugian itu mempengaruhi mental Bro/Sis selagi melakukan transaksi selanjutnya. Pembaca harus sungguh-sungguh sanggup menonton bahwa masing-masing transaksi itu adalah transaksi yg berbeda. Istilah anak jaman now: move on. Jika tidak, Pembaca mau selamanya dihantui tekor yang sesungguhnya sudah berlalu itu.

Sebaliknya kala Kamu baru saja mengecap keuntungan, primer bakal Pembaca bagi senantiasa memperlakukan jual/beli yang selanjutnya selaku transaksi yg memungkinkan terjadinya kerugian. Maka tidak ada dasar untuk merasa jumawa dengan mengabaikan setiap bahaya yang mungkin dpt muncul.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
Kesimpulan
Keseimbangan mental semacam ini tidak kalah pentingnya dgn memperkuat kapital (uang) transaksi trading valuta asing Anda, krn kekuatan mental-lah yg menciptakan Agan bakal bisa bertahan di segala kondisi.

 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

LihatTutupKomentar